Graphology: Seni ‘Membaca Tulisan Tangan’

“Siapa yang merasa tulisannya berganti-ganti?? hoho…itu wajar sodara-sodara, asal saat kita masih dalam masa pertumbuhan. Tapi kalau sudah tidak dalam masa pertumbuhan….hmm…. wah ada yang perlu diperbaiki tuh!”

Walau kelas @akberjogja rabu kemaren diselenggarakan di malam hari (jam 19.00 – 22.00) tapi tidak mengurangi antusias para akberian yang bersemangat mencari ilmu. Kali ini kami belajar dari Pak Bayu Ludvianto, seorang pakar Biologi Molecular yang sekarang menjadi Ahli Graphology.

Senang saya bisa berada di kelas ini karenaa….setelah 3 jam menganalisa tulisan saya, alhamdulillah ternyata kepribadian saya baik-baik saja sodara-sodara, hehehe….. ūüėÄ

GraphologyHasil tempel-tempel dreambuilding + tulisan tangan saya

Beberapa catatan dari kelas Graphology:

  • Konsistensi tulisan: Kalau tulisannya konsisten artinya orangnya konsisten. Kalau tidak artinya dia juga tidak konsisten di berbagai hal.
  • Banyak coretan : ada sesuatu yg disembunyikan. Baginya kesalahan itu jelek, sehingga dia akan menyembunyikan banyak hal. Dia tidak suka kesalahannya dilihat orang lain (especially kalo coretannya tebell)
  • Menulis itu adalah adalah salah satu cara kita berkomunikasi. Jadi kalau seseorang menulis dan orang lain nggak bisa baca, itu artinya orang tersebut kurang komunikatif. Bisa juga diartikan tidak perduli sama orang lain.
Continue Reading

Passion & Performance

Happy New Year!!

Yippie….. Selamat Tahun Baru 2014. Semoga menjadi tahun yang lebih baik. Aamiin. Mengawali tahun 2014, AkberJogja sama Young on Top bikin kelas kolaborasi dengan mengundang pakar Career Coach, siapa lagi kalo bukan Rene Suhardono. Saya, sudah pasti datang dong… apalagi tempatnya cuma selatan rumah. Dan walaupun lokasi acara deket rumah, ternyata saya datang telat sampe 20 menit (huft!!)

Rene Suhardono

Oke… Ini dia resumenya. Kalau digambarkan dalam sebuah bagan, maka isi materinya adalah seperti ini:

Continue Reading

A Great Presenter is a Great Storyteller

Waktu saya baca info kalau mas M. Arief Budiman bikin seminar creative presentation, saya sempat ragu mau ikut nggak ya… Tapi kata hati saya bilang, saya harus ikut karena kapan lagi ada acara kayak ini, apalagi mas Arief kalo presentasi keren banget. Saya pengen dapet ilmunya. Dan benar-lah setelah saya ikut seminarnya, saya merasa ‘Aha! ini lho yang tak cari-cari selama ini.’

Creative PresentationImage from twitternya @mybothsides

Sambutan. Pidato. Wawancara. Menyampaikan pendapat dalam diskusi. Khotbah. Pengarahan. Tausiyah. Menyatakan cinta. Semua itu adalah presentasi.

I am the smartest person in this room

Saat presentasi kita harus mempunyai keyakinan bahwa kita adalah orang yg paling pinter di ruangan itu di dalam topik yg kita bawakan. Kalau anda harus presentasi skripsi di depan dosen maka anda harus yakin anda adalah yang paling ngerti tentang skripsi itu daripada yang lain. Kalau anda sedang presentasi melamar calon istri di depan mertua, maka anda harus yakin bahwa anda adalah orang yang tidak mungkin ditolak oleh calon mertua.

Continue Reading

Communication Skill with Lusy Laksita

Siapa yang menganggap komunikasi itu penting?

Karena saya menganggap komunikasi itu penting, makanya pas Akber Jogja bikin kelas Communication Skill saya langsung tertarik mau ikutan. Apalagi yang ngajar mbak Lusy Laksita, seorang Presenter, MC yang juga pemilik Lusy Laksita Broadcasting School.

Ini juga bukan kali pertama saya ikut kelasnya Mbak Lusy. Sekitar 6 tahun yang lalu saya dan teman-teman Trainer Campus Entrepreneur UGM secara khusus belajar public speaking ke Mbak Lusy.

Di tulisan kali ini saya akan share materi Communication Skill.

IMG_3479

Dalam komunikasi ada 3 aspek: Pengirim Pesan, Pesan, dan Penerima Pesan.  Temen2 yang memakai jilbab sudah mengkomunikasikan dirinya,  bahwa dia adalah seorang muslimah tanpa perlu berbicara. Itu sedang mengirimkan pesan. Atau pakai seragam itu juga sudah mengirimkan pesan. Kalau berkunjung ke kantor tidak boleh pakai sandal, apalagi pakai sandal jepit. Karena kalau kita pakai sandal jepit  kita tidak sedang mengkomunikasikankalau kita mau ke kantor, tapi ke toilet. Yang penting adalah penyampaian pesan.

Komunikasi pada dasarnya dibagi 2, komunikasi verbal dan komunikasi non verbal. Komunikasi non verbal lebih banyak 60% sehingga komunikasi non verbal ini akan sangat berpengaruh pada komunikasi. Sementara komunikasi verbal itu hanya 40%. Sedikit, sehingga kadang-kadang ada mis-komunikasi karena komunikasi non verbal tidak mendukung komunikasi verbal.

Continue Reading

Proses Menulis ala Ahmad Fuadi

Selesai Pinasthika 2013 seorang sahabatku bertanya, “Dari sekian pembicara itu, mana yang kamu paling suka?”

Spontan kujawab “Ahmad Fuadi”

“Kenapa?” tanyanya lagi

“Rasanya materinya yg paling dekat sama aku” jawabku.

Di tulisan ini saya mau share proses menulis ala Ahmad Fuadi yg saya dapatkan di Pinasthika 2013.

Pinasthika2013The Power of Writing

The power of writing itu luar biasa. Kekuatan tulisan itu bisa lebih kuat daripada senjata. Misal ada seseorang yang membawa senjata lalu menembakkan senjata tersebut kepada seseorang dan kena kepalanya. Orang yang kena kepalanya kira kira bagaimana? Mati atau paling tidak cacat. Peluru yang ditembakkan di kepala kira-kira tertinggal dimana? Kira-kira tertinggal di kepala orang itu. Itu adalah peluru.

Continue Reading

Ilmu, Purpose dan Mbak Alissa Wahid

Hari sabtu 13 Juli 2013 saya menghadiri acara Festival Sukses Mulia 2013 #FSM2013Jogja. Di festival ini ada 12 pembicara keren seperti Mas Arief Budiman, Mbak Lusy Laksita, Mas Hanafi Rais, Mbak Astriani (istrinya mas Hanafi Rais), Pak Singgih Kartono, Coach Wulan, Mbak Alissa Wahid, Pak Putu Putrayasa, Pak Utomo Njoto, Pak Zaidul Akbar dan Pas Agus Inspirator.

Di tulisan kali ini saya share penuturannya mbak Alissa Wahid yang oke punya:

Allisa Wahid

Mbak Alissa Wahid menceritakan pengalaman di suatu sore, waktu naik Mobil bersama adiknya Mbak Yenny Wahid dan ayahnya, Abdurrahman Wahid (Gus Dur):

“Waktu itu saya kelas 1 SMA dan Yeni adik saya yg politisi masih kelas 2 SMP. Kita berhenti di sebuah lampu merah, magrib, dan hujan. Ada anak kecil ngelap kaca, mencari uang. Waktu itu Yeni berkata:

‚ÄúPak ini kan melanggar undang-undang dasar. Anak terlantar harusnya dipelihara oleh negara kan pak? Kok ini ada anak terlantar masih bekerja di malam hari, hujan lagi.¬† Aku mau nulis di koran, mau protes sama pemerintah‚ÄĚ

Lalu jawaban ayah saya,

Continue Reading