KATA SAMBUTAN MENKES (ALM) DR. ENDANG RAHAYU DALAM PENERBITAN BUKU “BERDAMAI DENGAN KANKER” 13 APRIL 2011

***

“Saya sendiri” belum bisa disebut sebagai survivor kanker. Diagnose kanker paru stadium 4 baru ditegakkan 5 bulan yang lalu. Dan sampai kata sambutan ini saya tulis, saya masih berjuang untuk mengatasinya. Tetapi saya tidak bertanya “Why me ??”. Saya menganggap ini adalah salah satu anugerah dari Allah SWT. Sudah begitu banyak anugerah yang saya terima dalam hidup ini : hidup di negara yang indah, tidak dalam peperangan, diberi keluarga besar yang pandai-pandai, dengan sosial ekonomi lumayan, dianugerahi suami yang sangat sabar dan baik hati, dengan 2 putera dan 1 puteri yang alhamdulillah sehat, cerdas dan berbakti kepada orang tua.

Hidup saya penuh dengan kebahagiaan. ” So …. Why not? ” Mengapa tidak, Tuhan menganugerahi saya kanker paru ? Tuhan pasti mempunyai rencanaNya, yang belum saya ketahui, tetapi saya merasa SIAP untuk menjalankannya. Insya Allah. Setidaknya saya menjalani sendiri penderitaan yang dialami pasien kanker, sehingga bisa memperjuangkan program pengendalian kanker dengan lebih baik.

Bagi rekan-rekanku sesama penderita kanker dan para survivor, mari kita berbaik sangka kepada Allah. Kita terima semua anugerahNya dengan bersyukur. Sungguh, lamanya hidup tidaklah sepenting kualitas hidup itu sendiri. Mari lakukan sebaik-baiknya apa yang bisa kita lakukan hari ini. Kita lakukan dengan sepenuh hati. Dan jangan lupa, nyatakan perasaan kita kepada orang-orang yang kita sayangi. Bersyukurlah, kita masih diberi kesempatan untuk itu. “

Demikian penggalan kata sambutan Menteri Kesehatan RI dr Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr.PH bertanggal 13 April 2011, yang ditulisnya menyambut penerbitan buku ” Berdamai dengan Kanker “. dI masa-masa beliau berjuang untuk melawan sel-sel kanker yang menggerogotinya, beliau masih bisa memberikan motivasi dan semangat untuk kebaikan masyarakat terutama mereka yg sedang berperang melawan kanker.

Selamat jalan dr Endang Rahayu Sedyaningsih, Semoga amal Ibadah beliau diterima disisiNya serta diampunkan semua dosa dan kesalahannya. Amin..

RT dari Konsul Dokter

Posted by Heni Murhanayanti on 02 May 2012
Categories:
Spiritual | Leave a comment

Tinggalkan Jejak Anda...

Bagian yang berbintang musti diisi *