Sunset, Sunrise dan Sholat

Punya hoby ke pantai dan ke gunung membuat saya juga rajin mengamati sunset dan sunrise. Yah apalagi keindahan pergi di kedua tempat itu selain untuk bisa mengagumi sunset dan sunrise yang begitu indahnya? Tetapi lama-lama saya tidak sekedar ingin menjadi penikmat, tapi ingin tahu lebih dalam lagi tentang fenomena alam ini, apalagi kalau dihubungkan dengan waktu sholat.

Waktu sholat berhubungan erat dengan peredaran semu matahari terhadap bumi. Atau posisi matahari terhadap horison. Buat kita yang tinggal di khatulistiwa: matahari terbit (bergerak) dari timur dan terbenam di barat.

Waktu Subuh dimulai sejak munculnya fajar shaddiq, yakni cahaya putih yang melintang di ufuk timur.

Kalau dalam ilmu astronomi, ketika matahari berada 18 derajat di bawah horizon maka di langit akan muncul cahaya putih yang disebut twilight. Saat itu merupakan batas akhir malam.

Twilight is the time between dawn and sunrise, or between sunset and dusk. (http://en.wikipedia.org/wiki/Twilight)

Twilight adalah waktu antara terbit fajar dengan terbit matahari. Pada saat twilight ini langit akan berangsur-angsur dari gelap menuju terang (tetapi matahari belum tampak). Twilight ini masih dibagi menjadi 3 yaitu: Astronomical Twilight, Nautical Twilight dan Sipil Twilight.

Waktu subuh berakhir saat piringan matahari nongol di horison. Pada saat matahari terbit kita tidak boleh mengerjakan sholat.

Continue Reading