Value Proposition Canvas

Value Proposition Design adalah tentang Bagaimana mendesain produk dan service yang diinginkan oleh customer

Masih ingat dengan Business Model Canvas? Nah value proposition canvas ini kayak plug-in nya business model canvas. Dalam business model canvas ada 9 kotak yaitu customer segments, customer relationship, chanels, value proposition, key activities, key partnership, revenue, dan cost structure. Value proposition canvas menyoroti 2 hal dalam business model canvas, yaitu customer segments dan value proposition

create value

Value proposition canvas merupakan alat untuk membantu kita menciptakan value untuk customer. Hubungan antara business model canvas dan value proposition canvas dapat dilihat pada gambar berikut ini:

the business model canvas

Value proposition canvas menyoroti 2 kotak besar yaitu customer segment dan value proposition, jadi kita bisa mendeskripsikan dan menganalisa lebih detil lagi ‘fit’ atau kecocokan diantara keduanya. Alex Osterwalder menciptakan alat ini untuk membantu kita membuat detil dari kesua hal tersebut secara sederhaa, tetapi powerful. Tujuan dari value proposition canvas adalah agar kita bisa mendesain value proposition yang cocok dengan kebutuhan cuatomer dan membantu menyelesaikan permasalahan mereka (achieving fit) Sebelum membahas lebih jauh, mari kita samakan persepsi dulu tentang definisi …. sambil minum teh :D

Value Proposition dapat didefinisikan sebagai keuntungan yang didapatkan oleh customer dari produk dan service yang anda tawarkan.

Value proposition canvas terdiri dari 2 sisi, yaitu customer profile dan value map. Seperti ini nich penampakannya:

value proposition canvas

Kita akan bahas satu-satu….

Dalam customer profile ada 3 elemen yaitu customer jobs, pains dan gains.

Customer job. Pertama mari kita lihat customer kita lebih dekat lagi dengan membuat profil customer. Mulailah dengan mendeskripsikan apa yang sedang dikerjakan oleh target customer. Hal itu bisa berupa tugas yang sedang mereka kerjakan, masalah yang sedang mereka pecahkan atau kebutuhan yang sedang berusaha dicapai oleh mereka. Cobalah menanyakan pada diri sendiri: ….. 1) functional job: tugas spesifik, menyelesaikan masalah spesifik….. 2) social job: berusaha terlihat keren, status, mendapai kekuasaan….. 3) emotional jobs: estetika/keindahan, rasa aman,….. 4) kebutuhan dasar: komunikasi, sosialisasi……

Customer pain. Mendeskripsikan emosi negatif, hal-hal yang tidak diinginkan, situasi yang tidak diinginkan dan resiko yang pernah dialami oleh customer sebelumnya sebelum, ketika dan setelah mengerjakan sesuatu. Cobalah menanyakan pada diri sendiri:…1) What does your customer find too costly: waktu lama, mahal…… 2) What makes your customer feel bad: frustrasi, menjengkelkan, mengganggu, memusingkan….. 3) How are current solutions underperforming for your customer: feature yang kurang, performa, tidak berfungsi……. 4) What are the main difficulties and challenges your customer encounters: memahami bagaimana benda bekerja, hal yang sulit dilakukan, resisten…… 5) What negative social consequences does your customer encounter or fear: kehilangan muka, kekuasaan, kepercayaan, status…… 6) What risks does your customer fear: keuangan, sosial…. 7) What’s keeping your customer awake at night: ketakutan, isu besar….. 8) What common mistakes does your customer make: kesalahan sehar-hari….. 9) What barriers are keeping your customer from adopting solutions: biaya investasi, menolak perubahan, pro status quo……

Customer gains. Mendeskripsikan keuntungan yang diharapkan oleh customer. Termasuk keuntungan secara fungsional, emosional, emosi positif, dan hemat biaya. Cobalah menanyakan pada diri sendiri:…. 1) apa yang membuat pekerjaan customer menjadi lebih mudah: service lebih, harga murah….. 2) apa yang dicari customer: desain yang bagus, garansi….. 3) apa konsekuensi positif yang diinginkan customer: kelihatan keren, menaikkan gengsi, status….. 4) apa yang diimpikan customer: pencapaian….. 4) harapan/ekspektasi customer: kualitas, lebih dari….

Dalam value map juga terdiri dari 3 elemen yaitu pain relieversgain creators dan products & services.

Pain relievers di sisi value map berhubungan erat dengan pain di customer value. Pain reliever menghapus dan mengurangi pain, atau hal-hal negatif yang dialami oleh customer

Gain creators juga berhubungan erat dengan gain customer profile. Gain creator meningkatkan gain yang sudah didapatkan oleh customer.

Product & services merupakan gabungan dari pain reliever dan gain creator. Itulah yang akan disajikan pada customer. Apa produk dan service yang akan membantu customer secara fungsional, emosional, sosial atau membantu memenuhi kebutuhan dasar. Produk dan service ini harus tangible.

 

credit picture: https://strategyzer.com/value-proposition-design

source: http://businessmodelalchemist.com

Posted by Heni Murhanayanti on 27 October 2014
Categories:
Entrepreneur | Tags: , , , , | 5 comments

Comment untuk tulisan ini.. (5)

  1. Wah keren neh infonya, jd tahu hub mbc dgn value.proportition canvas. Thanks mb heni

  2. Terimakasih, di tunggu BMCnya

  3. Terimakasih banyak Mba Heni, bermanfaat sekali artikelnya. :-*

Leave a Reply to Fajar Cancel reply

Bagian yang berbintang musti diisi *