I’m In! Diundang ke Connect Live Local Guides di Amerika

Ramadhan adalah bulan yang menjadi berkah bagi umat muslim. Setiap ramadhan selalu punya cerita sendiri. Dan di ramadhan 1439 H ada salah satu momen yang tidak terlupakan dalam hidup: Keterima Connect Live!

Saya masih ingat hari itu malam ke 27 ramadhan, karena saya berencana i’tikaf ke masjid kampus tapi nggak jadi. Malam itu saya tidur di karpet depan TV. Sekitar jam 2 malam notifikasi hp berbunyi dan saya terbangun. Ternyata ada email masuk. Dari Google.

Whatt? Masih belum yakin saya WA mbak nunu “Mbak ini apa? Skrg kan belum tanggal 20?” “Ah Finally you get in. Yang keterima diemail skrg. Congrats!” balasnya.
OMG it’s really? Dan malam itu saya merasa seperti mendapatkan lailatul qadar 😀

Rasanya seperti mimpi yang menjadi nyata. Siapapun yang mengenal saya pasti tahu kalau Amerika adalah negara yang paling ingin ingin saya kunjungi. Bahkan waktu bikin paspor di tahun 2012 beberapa teman menyarankan sekalian 3 nama untuk umroh. Tapi saya kekeuh tetap menggunakan 2 nama dengan alasan “Ntar takut bermasalah kalo ke Amerika” wkwkkw.

Sejak saya mendalami dunia entepreneurship, kreativitas dan design thinking saya banyak mengambil referensi dari universitas dan perusahaan di Amerika seperti Stanford atau IDEO. Impiannya sih bisa study disana. Aamiin 😀

Ngomong-ngomong ternyata saya juga pernah nulis di twitter setahun sebelum pengumuman connect live 2018. Cukup bikin merinding waktu saya nemu twit ini kembali:D

Ini status twitter, Bulan Juni 2017 saya termotivasi setelah Mb Nunu keterima Summit 2017
Baca ya captionnya 😀 Kalau ini setelah Mb Nunu balik dari Amerika trus maen ke Jogja.

Saya ingat perkataan Sally pemilik Batik Trusmi, “Kalau ada temanmu yang mendapat keberuntungan, kamu ikut bahagia, jangan malah nggak suka, agar kita bisa ketularan”

Who knows?Ucapan adalah doa, begitupun tulisan atau status-statusmu. Jadi tulislah yang baik-baik 😀

Kenapa terpilih diundang ke Connect Live?

Saya, juga teman-teman local guides yang diterima tahun 2018 atau tahun 2017 banyak menerima pertanyaan kenapa terpilih atau apa syaratnya bisa terpilih ke Connect Live?

Jika teman-teman menanyakan ke 150 orang yang lolos connect live, teman-teman juga akan mendapatkan 150 jawaban versi mereka masing-masing. Karena yang tahu pasti ya hanya Google. Tapi saya akan membagikan beberapa tips menurut pengalaman saya.

  • Perbaiki Kontribusi di Google Maps. Saya selalu berpesan, jangan nyepam di Google Maps. Saya paling kesel ada orang nyepam di Google Maps hanya karena pengen naikin level. Orang yang nyepam adalah orang yang paling egois, karena kita kan pengen mendapatkan informasi di Gmaps, apa jadinya kalau mendapatkan informasi sampah di Gmaps? Yang termasuk kategori spam adalah: copy paste review, duplicate photos, photo yg tidak relevan, foto selfie, ngiklan, sampai review yang alakadarnya seperti good, baik, dll. Untuk event seperti Connect Live sudah pasti Google akan cek kontribusi di Google Maps.
  • Baca baik-baik ketentuannya. Disitu sudah dijelaskan kriterianya seperti video 1 menit, posting tulisan di localguidesconnect.com dan lain sebagaiya. Rule itu diikuti dan jangan keluar dari ketentuan. Rule connect live berbeda dari tahun ke tahun. Ketentuan untuk tahun 2018 berbeda dengan tahun 2019. Kalau males baca dalam Bahasa Inggris bisa pakai Google Translate.

Ada beberapa asumsi yang pengen saya luruskan:

  • Level berpengaruh? Enggak kok. Kan di webnya ditulis minimal level 5. Jadi jangan berkecil hati jika baru level 5 atau 6 atau 7. Bahkan di Connect Live 2018 level 9 dan 10 itu udah outstanding. Banyak yang masih level 6, 7 dan 8. Bagaimana saya tahu? Jadi ada sesi di Connect Live oleh Dane Glassgow, He is vice president of Google Maps. Sebelum memulai sesi dia berkata, “Siapa yang level 5 ke atas silakan berdiri”. Otomatis semua berdiri dong. Lalu dia berkata lagi “Silakan duduk. Level 6 ke atas silakan berdiri “ Begitu seterusnya sampai hanya level 10 yang berdiri. Saya waktu itu berdiri sebagai level 9. Sampai sampingku dari Kenya bilang “Omaygat, you level 9!” Hihi…. (Thanks Mas Agoes atas programnya know your places 89 yang bikin saya bisa mencapai level 9 seminggu sebelum berangkat CL.
  • Harus aktif di localguidesconnect atau komunitas? Bisa ya bisa juga tidak. Memang akan lebih baik jika aktif di localguidesconnect atau komunitas, tapi juga tidak selalu. Karena budaya tiap negara berbeda-beda. Sepengamatan saya, komunitas localguides paling aktif adalah local guides Indonesia, juga India. Ada juga negara yang tidak banyak member komunitasnya. Indonesia, pernah dibahas di Majalah Time memang masyarakat yang suka nongkrong, makanya gossip atau hal-hal berbau komunitas laris manis disini.
  • Apakah ada jatah negara? Saya kutip dari webnya ya:
    We will consider all completed applications regardless of each applicant’s country. We aim to create an event that is diverse and inclusive, just like Google Maps. Jadi tidak ada jatah negara, penilaiannya berdasarkan individu.
  • Apakah harus bisa berbahasa Inggris? YA. Karena dalam semua proses akan menggunakan bahasa Inggris, mulai dari membuat video, membuat tulisan di localguidesconnect, mengisi form, mengurus visa, sampai kelak di event connect live semuanya menggunakan bahasa Inggris, terutama bahasa Inggris aktif (speaking and writing).

Ok, Good Luck buat teman-teman yang akan atau sedang mendaftar Connect Live!

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.